Tuesday, November 13, 2012

Cara memilih Switch dan Router

Cara memilih Switch dan Router yang baik yaitu :

A. Switch

Sebuah switch menerima frame dan me-regenerate setiap bit dari frame tersebut untuk port tujuan yang sesuai. Perangkat ini digunakan untuk men-segmen sebuah jaringan ke dalam beberapa collision domain. Sebuah switch LAN juga dapat digunakan untuk mengkoneksikan segmen-segmen jaringan yang berbeda kecepatannya. Secara umum, switch merupakan perangkat pilihan yang digunakan untuk menghubungkan perangkat-perangkat ke sebuah LAN.



Faktor yang harus di perhatikan dalam memilih Switch yaitu :

a. Biaya

Biaya dari sebuah switch ditentukan oleh kapasitas dan fiturnya. Kapasitas switch tersebut meliputi jumlah dan jenis port yang tersedia dan kecepatan switching nya. Faktor-faktor lain yang berdampak biaya adalah kemampuan manajemen jaringannya, teknologi keamanannya, dan teknologi switching yang canggih.

b. Kecepatan dan Jenis Port / Interface

Menggunakan perangkat layer 2 dapat meningkatkan kecepatan jaringan. Saat memilih switch, keputusan pentingnya terdapat pada jumlah dan jenis port yang akan digunakan.

Desain jaringan yang baik harus bisa mengkombinasikan kelebihan Router dan Switch pada setiap bagian dalam jaringan sefleksibel mungkin. Misalnya, untuk pemilihan Switch dalam jaringan kampus harus menghasilkan keuntungan berikut:

- High bandwidth
- Improved performance
- Low cost
- Easy configuration

B. Router
Saat memilih router, harus dicocokkan karakteristik router dengan tujuan-tujuan yang sesuai. Mirip dengan switch, biaya, jenis interface dan kecepatannya menjadi factor pertimbangan. Faktor-faktor tambahan dalam pemilihan sebuah router meliputi:

1. Expandability

Perangkat jaringan, seperti router dan switch, harus mempunyai konfigurasi fisik yang tetap dan termodul. Sejak router digunakan untuk menghubungkan nomor dan jenis jaringan yang berbeda-beda, pemilihan modul-modul dan interface yang sesuai untuk media khusus harus diperhatikan

2. Fitur Sistem Operasi

Tergantung pada versi sistem operasi, router dapat mendukung fitur dan layanan tertentu seperti:

- Keamanan
- Kualitas Layanan (QoS)
- Voice over IP (VoIP)

Untuk pemilihan perangkat, anggaran merupakan pertimbangan yang penting. Router harganya mahal berdasarkan pada interface dan fitur yang diperlukan. Modul tambahan, seperti serat optik, dapat meningkatkan biaya meskipun dengan kualitas lebih baik. Hal ini harus dipertimbangkan supaya biayanya minimum.

3. Media

Pemilihan media sangat penting untuk membuat koneksi pada LAN atau WAN, maka dari itu diperlukan pertimbangan berbagai jenis media yang dipergunakan.

Untuk pemilihan Router dalam jaringan kampus harus menghasilkan keuntungan berikut:

- Broadcast firewalling
- Hierarchical addressing
- Communication b etween dissimilar LANs
- Fast convergence
- Policy routing
- QoS routing
- Security
- Redundancy and load balancing
- Traffic flow management
- Multimedia group membership


  Daftar Rujukan

http://www.scribd.com/doc/87409563/Week7-Internetworking
Agus, Nugroho. 2010. Dasar-dasar Desain Jaringan.pdf
Continue reading Cara memilih Switch dan Router

9 Kode Etik Guru



1. Guru berbakti membimbing peserta didik untuk membentuk manusia Indonesia seutuhnya yang berjiwa Pancasila.

2. Guru memiliki dan melaksanakan kejujuran professional.

3. Guru berusaha memperoleh informasi tentang peserta didik sebagai bahan melakukan bimbingan dan pembinaan.

4. Guru menciptakan suasana sekolah sebaik-baiknya yang menunjang berhasilnya proses belajar-mengajar.

5. Guru memelihara hubungan baik dengan orang tua murid dan masyarakat sekitarnya untuk membina peran serta dan rasa tanggung jawab bersama terhadap pendidikan.

6. Guru secara pribadi dan bersama-sama mengembangkan dan meningkatkan mutu dan martabat profesinya.

7. Guru memelihara hubungan seprofesi, semangat kekeluargaan, dan kesetiakawanan sosial.

8. Guru secara bersama-sama memelihara dan meningkatkan mutu organisasi PGRI sebagai sarana perjuangan dan pengabdian.

9. Guru melaksanakan segala kebijakan Pemerintah dalam bidang pendidikan.
Continue reading 9 Kode Etik Guru

16 Filosofi Pendidikan Kejuruan



1.PK akan efisien jika disediakan lingkungan belajar yang sesuai dengan (replika) lingkungan di tempat kelak mereka akan bekerja.

2.Latihan kejuruan yang efektif hanya dapat diberikan jika tugas-tugas yang diberikan di dalam latihan memiliki kesamaan operasional dengan peralatan yang sama dan mesin yang sama dengan yang akan dipergunakan di dalam kerjanya kelak.

3.PK akan efektif jika latihan diberikan secara langsung dan spesifik di dalam pemikiran, perhatian, minat, dan intelegensi intrinsik dengan kemungkinan pengembagan terbesar.

4.PK akan efektif jika sejak latihan sudah dibiasakan dengan perilaku yang akan ditunjukkan dalam pekerjaaannya kelak.

5.Pemberian latihan kejuruan yang efektif untuk semua profesi, perdagangan, pekerjaan hanya dapat diberikan kepada kelompok terpilih yang memang memerlukan, menginginkan dan sanggup memanfaatkannya.

6.Latihan PK akan efektif jika pemberian latihan yang berupa pengalaman khusus dapat diberikan terwujud dalam kebiasaan-kebiasaan yang benar dalam melakukan dan berpikir secara berulang-ulang hingga diperoleh penguasaan yang tepat guna dipekerjaannya.

7.Pendidikan kejuruan akan efektif jika pelatihnya cukup berpengalaman dan menerapkan kemampuan dan keterampilannya dalam mengajar.

8.Untuk setiap pekerjaan terdapat kompetensi minimal yang harus dimiliki oleh individu agar bisa menjabat pekerjaan itu. Jika pelatihan tidak diarahkan mencapai kompetensi minimal individu dan masyarakat akan rugi.

9.PK harus mengenal kondisi kerja dan harapan pasar.

10.Proses pemantapan yang efektif tentang kebiasaan bagi setiap pelajar akan sangat tergantung dari proporsi sebagaiman latihan memberikan kesempatan untuk mengenal pekerjaan yang sesungguhnya, dan bukan hanya tiruan.

11.Sumber data yang paling tepat untuk menetapkan materi pelatihan PK tidak ada lain kecuali pengalaman yang erat kaitannya dengan pekerjaan.

12.Untuk setiap jabatan terdapat bagian inti yang sangat penting dan ada bagian lain yang bisa cocok dengan pekerjaan lain atau jabatan lain.

13.PK akan dirasakan efisien sebagai penyiapan pelayanan bagi masyarakat untuk kebutuhan tertentu pada waktu tertentu.

14.PK akan bermanfaat secara sosial jika hubungan manusiawinya diperhatikan.

15.Administrasi PK kejuruan akan efisien jika bersifat lentur dibandingkan yang kaku.

16.Walaupun untuk sesuatu jenis PK telah diupayakan agar biaya per unit itu diperkecil, namun jika sudah sampai batas minimal tetapi ternyata hasilnya tidak efektif sebaiknya penyelenggaraan PK dibatalkan.

Continue reading 16 Filosofi Pendidikan Kejuruan